awalnya kau memperkenalkan ku dengan sosok yang begitu sopan, hingga membuat kebencian yang ku tanam selama bertahun-tahun terhadap sosok itu luntur seketika.
dengan perlahan sosok itu membantuku untuk membangun kepercayaanku yang telah hancur berkeping-keping.
dengan mengumpulkan satu persatu kepingan yang telah hilang ditelan usia.
tapi, ketika kepingan itu akan tersusun sempurna, tiba-tiba dengan satu petikan jari tanganmu, kau menghancurkannya.
ya... menghancurkan kepercayaanku terhadap sosok itu.
namun, aku berterima kasih padamu. karena kau telah memperkenalkanku dengan sosok yang begitu membuatku nyaman ketika bersamanya, sosok yang membuat hidupku berwarna, dan sosok yang pernah mengajarkanku apa arti cinta dan hidup yang sebenarnya.
sosok itu adalah "KAU".
dengan perlahan sosok itu membantuku untuk membangun kepercayaanku yang telah hancur berkeping-keping.
dengan mengumpulkan satu persatu kepingan yang telah hilang ditelan usia.
tapi, ketika kepingan itu akan tersusun sempurna, tiba-tiba dengan satu petikan jari tanganmu, kau menghancurkannya.
ya... menghancurkan kepercayaanku terhadap sosok itu.
namun, aku berterima kasih padamu. karena kau telah memperkenalkanku dengan sosok yang begitu membuatku nyaman ketika bersamanya, sosok yang membuat hidupku berwarna, dan sosok yang pernah mengajarkanku apa arti cinta dan hidup yang sebenarnya.
sosok itu adalah "KAU".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar