mengapa harus seperti ini akhir ceritaku.
aku terjebak di sebuah labirin yang ku buat sendiri. awalnya aku hanya ingin membuat sebuah trowongan biasa tapi, semakin lama aku semakin terlena oleh keadaan trowongan itu. aku tak sadar bahwa aku bukan lagi membuat suatu trowongan biasa tapi, sebuah labirin yang berkelok-kelok dan tak berujung. yang membuat diriku sendiri terjebak di dalamnya, aku tak tau arah mana yang benar. setiap ku langkahkan kakiku kearah jalan yang menurutku benar tapi, ternyata jalan itu adalah jalan buntu.
Tuhan... aku lelah dengan semua ini. dengan apa yang ku buat sendiri. apa aku tak akan bisa keluar dari dalam labirin ini Tuhan?
Tuhan... tolong hamba!
tolong krimkan seorang yg berhati malaikat untuk membantu hamba... Tuhan!
hamba sungguh-sungguh tak tau jalan keluarnya.
berikan secercbah cahaya untuk menerangi jalanku Tuhan.
aku terjebak di sebuah labirin yang ku buat sendiri. awalnya aku hanya ingin membuat sebuah trowongan biasa tapi, semakin lama aku semakin terlena oleh keadaan trowongan itu. aku tak sadar bahwa aku bukan lagi membuat suatu trowongan biasa tapi, sebuah labirin yang berkelok-kelok dan tak berujung. yang membuat diriku sendiri terjebak di dalamnya, aku tak tau arah mana yang benar. setiap ku langkahkan kakiku kearah jalan yang menurutku benar tapi, ternyata jalan itu adalah jalan buntu.
Tuhan... aku lelah dengan semua ini. dengan apa yang ku buat sendiri. apa aku tak akan bisa keluar dari dalam labirin ini Tuhan?
Tuhan... tolong hamba!
tolong krimkan seorang yg berhati malaikat untuk membantu hamba... Tuhan!
hamba sungguh-sungguh tak tau jalan keluarnya.
berikan secercbah cahaya untuk menerangi jalanku Tuhan.

aamiin
BalasHapus